Program Kemitraan dan Bina Lingkungan

Bagi Telkom, Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) bukanlah sekedar menjalankan kewajiban sebagai salah satu BUMN, tetapi merupakan upaya untuk mengelola dampak dari kebijakan dan kegiatan operasional terhadap masyarakat dan lingkungan alam secara transparan dan beretika. Penerapan PKBL Telkom juga sejalan dengan konsep 3P (profit, people, planet) yang bersinergi dengan Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan Telkom (TJSL Telkom).

 

Komitmen Telkom terkait pelaksanaan PKBL juga sejalan dan mengacu pada ketentuan peraturan menteri nomor PER-09/MBU/07/2015 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan BUMN. Sehingga untuk Kebijakan Pengelolaan PKBL-Telkom diatur dalam KD.21/PR000/COP-B0030000/2010 tanggal 19 April 2010 tentang Pengelolaan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan yang telah diganti dengan PD.701.00/r.00/PR000/CDC-A104000/2015 tanggal 10 Desember 2015 tentang Pengelolaan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan yang dikelola dibawah unit Corporate Development Center (CDC).

 

1. PROGRAM KEMITRAAN

Merupakan program pemberdayaan kompetensi ekonomi kaum marginal untuk meningkatkan pendapatan melalui kegiatan usaha skala mikro, kecil dan menengah, dilakukan dengan memberikan dana pinjaman berbunga rendah yang disisihkan dari sebagian laba usaha BUMN. Program pemberdayaan ekonomi kaum marginal dilakukan melalui program :

a. pemberian dana pinjaman lunak;

b. pelatihan kewirausahaan;

c. pengembangan kreativitas kepada para Mitra Binaan yang bergerak dalam usaha kecil menengah dan koperasi (UKM-K)

Program Kemitraan juga merupakan wujud implementasi Pilar - Profit dari Strategi Triple Buttom Line CSR Telkom.

 

Peningkatan Kualitas Pengelolaan Program Kemitraan

Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Program Kemitraan, pada tahun 2016 Telkom memfokuskan pelaksanaan 3 kegiatan utama, yaitu :

a. Digitalisasi Pengelolaan Program Kemitraan

Mulai tahun 2016 Telkom mengimplementasikan layanan pengajuan pinjaman dana PK melalui web smartbisnis , pembayaran angsuran melalui virtual account yang semuanya bertujuan untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana Program Kemitraan.

Smartbisnis: aplikasi layanan pengajuan bantuan dana PK berbasis digital yang dapat diakses oleh masyarakat luas melalui web smartbisnis. Melalui aplikasi ini pengajuan bantuan dana PK dapat diakukan setiap saat tanpa harus datang langsung ke kantor Telkom. Penyaluran dana Program Kemitraan melalui Smart bisnis disalurkan kepada 7.171 mitra binaan sejak diimplementasikan pada awal tahun 2016.

 

b. Pelatihan Digital bagi Mitra Binaan

Diberikan dalam rangka membantu mitra binaan mempromosikan dan memasarkan produknya memasuki pasar global dengan memanfaatkan fasilitas website blanja.com. Telkom juga menyelenggarakan pelatihan export agar mitra binaan mengetahui prosedur dan persyaratan

perdagangan lintas negara (global).

 

c. Partisipasi Mitra Binaan pada pameran berskala Nasional dan Internasional

Tahun 2016 Telkom memfasilitasi mitra binaannya untuk berpartisipasi pada ajang pameran berskala internasional Sail to Karimata, yang diselenggarakan oleh Departemen Maritim dan Kelautan, yang diikuti oleh para pelaku usaha dari dalam dan luar negeri.

Serta di bulan Maret 2017 lalu, Telkom secara perdana menyelenggarakan pameran Telkom Craft Indonesia yang menghadirkan ratusan UMKM binaan Telkom dan HIMBARA dengan proses transaksi yang berbasis pada digital.

 

 

2. PROGRAM BINA LINGKUNGAN

Sesuai ketentuan Kementerian BUMN, kegiatan dalam Program Bina Lingkungan (PBL) meliputi delapan bidang. Kesemuanya merupakan kegiatan filantropi dari Telkom, yaitu: bantuan korban bencana alam, bantuan pendidikan dan pelatihan, bantuan kesehatan masyarakat, bantuan sarana umum, bantuan sarana ibadah, bantuan pelestarian alam, bantuan pengentasan kemiskinan dan bantuan peningkatan kapasitas mitra binaan.

a. Bantuan korban bencana alam

b. Bantuan pendidikan dan pelatihan

c. Bantuan kesehatan masyarakat

d. Pengembangan prasarana dan sarana umum

e. Bantuan sarana ibadah

f. Bantuan pelestarian lingkungan

g. Bantuan pengentasan kemiskinan

h. Peningkatan Kapasitas Mitra Binaan